KAMSEUPAY : Istilah 1970-an yang Kini Ngetren

Posted: 20 Maret 2012 in Pengetahuan

Awalnya kata kamseupay dari sebuah postingan di blog milik Marisa Haque ( http://marissahaque.blogdetik.com ). Kemudian dari blog tersebut banyak yang meng-tweet kata itu. Kata #Kamseupay pun jadi trend topic baru.

Kata kamseupay sering digunakan pada tahun 1970-an. Istilah kamseupay adalah istilah jadul. Namun sekarang mendadak gaul.

Istilah ini sejatinya memiliki makna kampungan atau menjurus ke sindiran kasar, sangat kampungan sekali.

marisa-haque.jpg
Marisa Haque

Semula ini adalah olok-olokan antara Marissa dengan Dee Djumadi di Twitter. Dulu Dee mengejek Marissa lewat akunnya, @DeeDeeKartika. “Menurut para penguji sidang, Disertasi @HaqueMarissa tdk layak diluluskan, info itu kami dapatkan langsung dari Dekan FEMA IPB @arif_satria.”

Nah, baru-baru ini Marissa membalas ejekan tersebut pada blognya.
“Sekarang saya malah kasihan pada Pak Dekan FEMA IPB yang baru mencoba muncul jadi pencipta lagu ya Pak? Kok mau-maunya punya penyanyi agak ‘kamseupay’ atau kampungan atau norak sekali seperti Dee Djoemadi. Mbok yao cari anak lulusan IPB Pak, banyak kok yang bisa nyanyi, Atau sama suami saya saja Pak yang namanya Ikang Fawzi. Anda sama-sama cerdasnya kok, dan kemarin saya foto anda berdua sedang tegur sapa saat kawinan Pak Dr.dh. Hasim (Dekan F-MIPA). Lebih menjual-lah Pak Dekan, dari pada si Dee Djoemadi @deedeekartika. Excuse me-lah, siapa dia ya? Nggak kenal euy! (smile) CD produksi Bapak nggak jalan kan di pasaran, alias kurang laku (tidak laku??) ” tulis Marissa.

Tidak sedikit tweeps yang menggunakan istilah kamseupay di setiap tweets yang mereka tuliskan. Sepertinya istilah ini menjadi kata gaul meski sejatinya sangat jadul.

Tren ini sangat unik dan menarik. Dari tangan seorang Marissa Haque, kini kamseupay kembali dikenal oleh masyarakat penjuru tanah air.

Namun sangat disayangkan mengapa harus kata kamseupay yang populer. Istilah ini adalah kata makian. Sering digunakan untuk percakapan yang menjurus ke hal negatif (memaki).

Kemudian dari kata itu, pengguna twitter mengartikan Kamseupay sebagai ”Kampungan Sekali Euuy, Payah” itulah arti kata dari Kamseupay tersebut.

Dikirim menggunakan E63

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s